SAMBUTAN KADISBUD PROPINSI BALI
Om Swastyastu,
Pesta Kesenian Bali adalah sebuah wadah pelestarian dan pengembangan seni Bali yang adi luhung dan sekaligus sebagai landasan dasar dalam pembangunan Bali yang berkelanjutan.
Dalam perjalanannya Pesta Kesenian Bali sejak Tahun 1979 yang digagas oleh Bapak Prof. DR. Ida Bagus Mantra sampai saat ini masih sangat mendapat dukungan dari masyarakat Bali serta perhatian dari Seniman Nasional maupun dunia Internasional yang dibuktikan dengan setiap tahunnya seniman luar daerah dan luar negeri tersebut selalu hadir dan berpartisipasi penuh untuk memeriahkan Pesta Kesenian Bali dimaksud.
Perjalanan Pesta Kesenian Bali Tahun 2008 telah memasuki usia yang ke Tiga Puluh Tahun “Tiga Dasa Warsa” Pesta Kesenian Bali. Tentunya dalam perjalanan di tahun ini adalah merupakan mementum yang sangat strategis dalam pembangunan seni budaya maupun pembangunan bagi Bali dan Nasional secara utuh karena Event Pesta Kesenian Bali di Tahun 2008 ini bertepatan dengan 50 Tahun Pemerintah Provinsi Bali dan 100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional serta Visit Indonesia Year 2008.
Pesta Kesenian Bali ke XXX Tahun 2008 akan diselenggarakan sejak tanggal 14 Juni sampai dengan 12 Juli 2008, dengan mengambil tema “Citta Wretti Nirodha” Pengendalian Diri Menuju Keseimbangan dan Keharmohisan.
Atas upaya kebersamaan menjaga Pelestarian dan Pengembangan Seni Budaya Bali memasuki Tiga Dasa Warsa, maka sudah sepatutnya dalam penyajian materi pada Pesta Kesenian Bali ini menampilkan kesenian-kesenian unggulan sebagai puncak apresiasi seni yang dimiliki oleh masyarakat Bali, Nasional dan Internasional.
Atas Doa Restu dan dukungan masyarakat Bali kita bangun kebersamaan dalam pelaksanaan Pesta Kesenian Bali XXX-2008 sehingga Seni Budaya Bali semakin lestari keberadaannya.
Om Shanti, Shanti, Shanti, Om
KEGIATAN UNGGULAN
Berdasarkan evaluasi dan memandang penyelenggaraan PKB XXX tahun 2008, merupaan momentum yang sangat penting, maka dirancang program unggulan PKB selama 29 tahun perjalanannya, diantaranya :
1. Pawai
| |
Peserta utama pawai pembukaan Pesta Kesenian Bali akan diisi oleh Kota dan Kabupaten se-Bali, melibatkan 200-300 orang seniman dengan menampilakan berbagai atraksi kesenian sebagai unggulan dari masing-masing daerah. Penampilan pawai dimaksudkan memberikan peluang secara maksimal dalam penggarapan dengan berpedoman pada presentase penampilan yakni 60% adalah bersifat pelestarian dan 40% bersifat pengembangan atau kreasi.
|
2. Kegiatan Kesenian Unggulan Lokal, Nasional dan Internasional:
2.1. Program Unggulan Provinsi Bali
a. Regional dan Internasional :
Diprogramkan beberapa kesenian unggulan dan partisipasi se-Asia dan seniman internasional, diantaranya :
• Asia Dance-Musik Festival .
• Festival Wayang Internasional.
b. Nasional
Rancangan beberapa kesenian unggulan secara nasional, yang bisa diikuti oleh para seniman se-Indonesia, diantaranya:
• Pementasan seni Duta Pelajar se-jawa-Bali diantaranya: DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Banten dan Bali (Dinas Prov. Bali).
• Festival Karya Seni Tradisional Daerah se-Mitra Praja Utama (MPU).
• Festival Keroncong se-Indonesia oleh Biro BKPP Prov. Bali.
c. Lokal
Rancangan kesenian lokal, pada penyelenggaraan PKB 2008 akan lebih bersifat terbuka, dengan menempatkan ke-khas/langgam/gaya dari masing-masing daerah (Kota/Kabupaten). Dan juga akan diprogram kesenian-kesenian yang telah diprogramkan dan terbaik dalam kurun waktu 30 tahun, perjalanan PKB, diantaranya:
• Parade karya-karya terbaik oleh komposer dan koreografer dari para maestro Bali,2 kesenian
• Garapan Sendratari Kolosal.
• Parade Kejayaan Drama Gong tahun 1980-an, 3 kesenian
• Menampilkan sebuah bentuk pelestarian dan pengembangan kesenian dari sebuah yayasan dan group yang telah eksis dibidang seni pertunjukan, 2 kesenian.
• Menampilkan puncak-puncak kesenian selama 29 tahun diantaranya:
| |
1. Topeng Legong.
2. Garapan Kreasi Fragmen Tari Anak-anak Kolosal.
3. Arja Klasik RRI Denpasar.
4. Arja Inovasi Kreasi.
5. Calonarang Inovasi/Klasik.
6. Tarian-tarian Kreasi Lepas.
7. Musik Lagu dan Tari.
8. Genggong/Gong Suling.
9. Prembon.
10. Permainan Anak-anak/Remaja.
11. Komposisi Musik (Kolaborasi).
12. Lagu Pop Bali Lepas.
13. Usulan Kesenian Lain-lain. |
2.2. Unggulan dan Partisipasi Kota dan Kabupaten
a. Kegiatan Parade
| |
Parade Gong Kebyar Tahun 1960-1980-an.
Parade Gong Kebyar Anak-anak.
Parade Fragmen dengan iringan Baleganjur.
Parade Nglawang Remaja Khas Kota dan Kabupaten.
Parade CAK.
Parade Lagu POP Bali (Remaja dan Anak-anak).
Parade Angklung Kebyar.
Parade Gong Kebyar Wanita.
Parade seniman Tua. |
b. Kegiatan Lomba
Lomba Ibu-ibu PKK, Lomba Kerajinan, Lomba Nyastra, Lomba Jurnalis, Lomba Cipta Lagu POP Bali, Lomba Melukis Remaja dan Anak-anak, dan Lomba Photo.
c. Kegiatan
Menampilkan satu unggulan kesenian yang tumbuh di masing- masing daerah, diantaranya
Kesenian Gambuh oleh :
Kabupaten Gianyar dengan langgam Desa Batuan, Kotamadya Denpasar dengan langgam Kelurahan Pedungan, dan Kabupaten Karangasem dengan langgam Desa Bebandem.
Kesenian Wayang Wong oleh :
Kabupaten Buleleng dengan langgam Desa Tejakula.
Kabupaten Badung dengan langgam Desa Carangsari Petang. Kabupaten Jembrana.
Kesenian Baris Gede dan Rejang, oleh :
Kabupaten Tabanan dengan langgam Desa Kerambitan. Kabupaten Bangli dengan langgam Desa Batur. Kabupaten Klungkung dengan langgam Nusa Penida.
Menampilkan satu kesenian Kerawitan langka dalam bentuk konser kerawitan diantaranya:
Gamelan Gambang, Gamelan Selonding, Gamelan Saron, Gamelan Semara Pagulingan atau Palegongan, Gamelan Genggong, Gamelan Kembang Kirang.
Menampilkan satu kesenian sosial yang dapat dipilih diantaranya :
Kembang Jangger, Kembang Girang, Dag, Joged Bumbung, Gandrung, Ibing-ibingan, dan lain-lainnya.
Menampilkan satu kesenian sebagai bentuk pengembangan (Kreasi Kontemporer, Kolaborasi, dll)
2.3. Pameran
a. Menampilkan produk-produk unggulan Perindustrian Pangan, Kerajinan dan Desain.
b. Pameran Photo dan Film Dokumentasi PKB 1979 s.d 2007.
c. Pameran Buku-buku tentang PKB dan budaya Bali.
d. Pameran Lukisan.
e. Pameran Arsitektur.
2.4. Sarasehan
a. Symposium Budaya secara luas dengan mengarah pada penyelenggaraan PKB ke depan dan akan dikembangkan pada bentuk kongres Kebudayaan Bali I.
b. Temu budaya bentuk demonstrasi dengan arah multimedia menyangkut tema PKB 2008 secara mendalam.
c. Rembug budaya tentang pelestarian seni pertunjukan klasik dan tradisional Bali.